5 Tips Memotret Foto Portrait di Dalam Ruangan

Untitled-21-630x472

Memotret foto di dalam ruangan mungkin terlihat mudah. Namun, dengan kurangnya cahaya yang masuk ke dalam lensa tentu akan sulit untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Ini juga berlaku untuk foto portrait. Foto portrait adalah foto/potret sosok seseorang yang utamanya menggambarkan kepribadian dan ekspresi sang subyek foto tersebut. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari foto portrait di dalam ruangan ikutilah tips berikut:

Flash

Menggunakan flash kadang dapat membuat hasil foto terlihat kelebihan cahaya, bila tidak terlalu perlu menggunakannya lebih baik tidak memakainya sama sekali. Jika Anda butuh flash untuk mendapatkan cahaya , cobalah untuk melakukan metode diffuse atau bounce:

-          Diffuse: cukup tempelkan sedikit kertas di atas flash Anda. Hal ini akan mengabsorpsi cahaya yang terlalu ‘keras’, dan membuat cahaya tersebar lebih merata.

-      Bounce: gunakan flash gun atau reflektor. Tembak flash Anda ke eternit atau dinding berwarna cerah, ini akan meratakan tersebarnya cahaya.

ISO

Ubah ISO kamera Anda  supaya dapat memotret tanpa flash atau dengan setting kecepatan yang lebih tinggi. Tapi ini dapat menghasilkan gambar foto yang grainy, jadi sebaiknya tidak menggunakan ISO yang terlalu tinggi.

 Scene Mode

Jangan bergantung hanya pada setting Auto kamera, gunakan scene mode yang tersedia. Biasanya kamera memiliki mode ‘portrait’ dan mode ‘night scene’ yang sesuai dengan kondisi pemotretan di dalam ruangan.

Alat bantu

Anda dapat meletakkan kamera pada tripod atau letakkan pada permukaan yang datar untuk meminimalisir getaran. Ini juga bisa membantu Anda untuk menggunakan kecepatan rendah, yang akan membuat cahaya masuk lebih banyak. Namun pastikan subyek Anda tidak banyak bergerak.

Sumber: Photography For Beginners UK

Comments

Powered by Facebook Comments

Leave a Comment

Powered by WordPress | Deadline Theme : An AWESEM design